Lintas Journal.com
Tulang Bawang Barat , Provinsi Lampung -- Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tingkat PAUD , SD , SMP, SMA dan SMK sangat menjadi Pioritas bagi Pemerintah di masa kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subiyanto dan Gibran
Anggarang sebesar Rp, 1.553.932.000 bersumber dari APBN tahun 2026 yang di gelontarkan melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang di alokasikan ke SMPN 23 Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung kini menuwai sorotan Publik.
Saat awak media memantau kegiatan di sekolahan tersebut
hanya bertemu dengan tukang para pekerja dan mereka saat di pintai keterangan mereka meyampaikan kami bekerja sudah berkisar hampir satu bulan yang kami kerjakan, sebagai berikut
1, memasang kramix , perkotak di borong Rp 30.000 perkotak oleh kepala sekolah pak Suparjo
2. membongkar kusen jendela yang sudah pada lapuk dan merapihkan nya.dan lain lain.
kalau Plelapon ada orang tersendiri yang memasang nya
Tapi," kalau kerangka baja ringan tidak di ganti hanya yang di ganti atap nya saja , itu pun yang kami ketahu oknum orang dari dinas yang menghendel pergantian atap baja ringan nya," ucap salah satu tukang pekerja di sekolahan itu.
yang di ketahui,"
Program ini tentu bertujuan akan meningkatkan kuwalitas belajar dan mengajar .
akan tetapi kesempatan emas ini seolah olah di abaikan.
hal ini tentu menjadi sorotan Publik , saat awak media memantau kegiatan pembangunan Renovasi gedung atau ruang kelas di SMPN 23 Tulang Bawang Barat ( TBB) Provinsi Lampung , tak satu pun pengawas atau Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan ( P2SP) nampak terlihat ada di lokasi kegiatan tersebut.
Salah satu masyarakat setempat yang sedikit banyak berpengalaman tentang kegiatan suwakelola memaparkan kepada awak media ," iya mas setau saya yang nama nya kegiatan Suwakelola baik itu anggaran dari APBN atau pun anggaran dari APBD tentu di kelola oleh pihak yang di berikan kewewenangan misal dari dari dinas itu sendiri atau dari pihak sekolahan yang sebagai penanggung jawab anggaran bukan di pihak ketigakan atau di borongkan," ungkap nya sembari tersenyum.
untuk kepala sekolah dan dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat hingga berita ini di terbit kan belum ada yang dapat di konfirmasi bahkan Kepala SPN 23 TBB di WhatsApp dan di telpon tidak meresfon
0 Comments